Manusia Itu Memang Rumit


Ada dua sisi pada manusia. Sering dimisalkan oleh Allah swt. sebagai golongan kanan (baik) dan golongan kiri (buruk).
Pada permulaan zaman, Dia menyiapkan ciptaan-Nya ……….
90:03 ……    Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah.

(=Sindiran atas laku manusia,yang terlalu banyak ni’mat Allah dikaruniakan kepadanya, tapi tidak bersyukur, malahan selalu berkeluh kesah). Sudah diberikan surga, sudah disujudkan malaikat kepadanya, dijadikan khalifah di bumi ………….
55:16 ……    Maka ni’mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan ?
90:04 ……    Apakah manusia itu menyangka bahwa sekali-kali tiada seorangpun yang ber-kuasa atasnya ?
02:65 ……   Dan sesungguhnya kamu ketahui orang-orang yang melanggar di antaramu pada hari Sabtu, lalu Kami berfirman kepadanya:” Jadilah Kamu kera yang hina”.

Turunnya Al Qur’an


Salah satu dari enam rukun iman, yang kita terima secara klasik dalam pemeliharaan iman kita adalah , Kitab. Yang dimaksud adalah :
02:02 …….. Kitab (Al Qur’an) ini tidak ada keraguan di padanya ; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa.
02:04 …….. dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Qur’an) yang telah diturunkan kepadamu dan Kita-Kitab yang telah diturunkan sebelummu serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat.
41:53 …….. Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami disegenap ufuk, dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al Qur’an itu adalah benar. Dan apakah Tuhanmu tidak  cukup (bagi kamu)  bahwa sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu ?

Meremehkan Qur’an


Tidak usah dikatakan, terlalu banyak orang meremehkan qur’an,  baik dari sikap maupun dari kata-kata. Dan tentu saja dalam batin/ pikiran mereka. Bukankah “ yang diluar itu cerminan/ ungkapan dari dalam ?”     
Padahal, petunjuk dan peringatan dan khabar gembira itu diperuntukkan bagi seluruh  umat manusia.
2:26 ….. Sesungguhnya Allah  tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk, atau lebih rendah dari itu . Adapun orang-orang yang beriman, mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dariTuhan mereka, tetapi mereka yang kafir mengatakan “ Apakah maksud Allah
menjadikan ini untuk perumpamaan ?” Dengan perumpamaan itu, banyak orang yang disesatkan Allah, dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang yang diberi-Nya petunjuk.
      
Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali  orang-orang yang fasik.
62:5 ….. Perumpamaan orang-orang yang dipikulkan kepadanya Taurat kemudian mereka tia-da memikulnya adalah seperti keledai yang membawa Kitab-Kitab yang tebal. Amatlah buruk-nya perumpamaan kaum yang mendustakan ayat-ayat Allah itu. Dan Allah tiada memberi pe-tunjuk kepada kaum yang zalim.

Mengapa Kamu Pelit ? Sebenarnya Kamu Diajak Bersedekah


Infaq – Shodaqoh – Zakat
51:22 … Dan di langit terdapat ( sebab-sebab) rezekimu dan terdapat ( pula ) apa yang dijanjikan kepadamu
: 23 … Maka demi Tuhan langit dan bumi, sesungguhnya yang dijanjikan itu adalah benar- benar  ( akan terjadi )  seperti perkataan yang kamu ucapkan.
29:2 … Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan :”Kami telah beriman,” dan mereka tidak diuji ?
:3 … dan sungguh, Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka Allah pasti mengetahui orang-orang yang benar  dan pasti mengetahui orang-orang yang dusta.
3:186 … Kamu pasti diuji dengan hartamu, dan dirimu.  Dan pasti kamu akan mendengar banyak hal yang sangat menyakitkan hati dari orang-orang yang diberi Kitab sebelum kamu dan dari orang-orang musyrik. Jika kamu bersabar dan bertaqwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang ( patut ) diutamakan.

Apa Sebenarnya Tasbih, Sembahyang, Sholat Itu ?


Ini yang biasa dibaca permulaan ( sebelum) shalat
Al An’am 162 --- Katakanlah : “Sesungguhnya shalat, ibadat, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam,
Al An’am 163 --- tiada sekutu bagi-Nya; dan demikian itulah  yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)”.

Shalat itu apa, demikian pentingnya, sehingga berkali-kali Allah memerintahkan mengerjakannya.
2:3 (yaitu)  mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang  mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka,
2:43 dan dirikanlah shalat tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku’
2:45 dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) shalat . dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusu’
2:110 Dan dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahalanya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan.
2:238 Peliharalah segala shalat(mu) dan peliharalah shalat wusthaa. Berdirilah karena Allah (dalam shalatmu) dengan khusu’
2:239 Jika kamu dalam keadaan takut (bahaya), maka shalatlah sambil berjalan atau berkendaraan . kemudian, apabila kamu telah aman, sebutlah Allah (shalatlah), sebagaimana Allah telah mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu  ketahui.
108:2 --- Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu, dan berkorbanlah

Tidak Ada Pertolongan


Bagi yang sombong dan ingkar kepada ayat-ayat Allah, perhatikanlah ini. Bahwasanya orang bertanggung jawab atas perbuatan masing-masing.
66:10 Allah membuat istri Luth dan istri Nuh  perumpamaan bagi orang-orang kafir. Ke-duanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang saleh diantara hamba –hamba Kami , lalu kedua istri itu berkhianat kepada kedua suami-nya, maka kedua suaminya itu tiada dapat membantu mereka sedikitpun dari siksa Allah; dan dikatakan ( kepada keduanya ) :” Masuklah ke neraka bersama orang-orang yang masuk ( neraka )”.

Padahal kita tahu, keduanya Nuh dan Luth, hamba Allah yang saleh. Sudah tentu sangat cinta kepada keluarganya, istrinya.Tetapi ketentuan Allah tetap berlaku dan tidak dapat ditangguhkan, apalagi ditolak.
2:48  Dan jagalah dirimu dari (azab) hari kiamat (yang pada hari itu) seseorang tidak dapat membela orang lain walau sedikitpun dan (begitu pula) tidak diterima sya-fa’at dan tebusan dari padanya dan tidaklah mereka akan ditolong.

Masuk KeSurga Dengan Keluarga, Mengapa Tidak ?


Agama kita mengingatkan untuk menjaga diri dan keluarga dari ganasnya api neraka. Perhatikanlah ayat-ayat ini: (66:6) Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka, yang bahan bakarnya adalah mausia dan batu : penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperitahkan-Nya kepada mereka  dan selalu meneriakkan apa yang diperintahkan.

Allah SWT mendidikkan, agar melakukan segala sesuatu, tidak sia-sia
Alangkah eloknya, sehingga kita akan selalu ingat, bahwa bersama berjalannya waktu, selalu hati kita diingatkan untuk waspada. Agar tidak terjadi, karena lalai, kita kehilangan keber-untungan abadi/ kebahagiaan abadi. Karena kesialan abadi pasti akan menyiksa tidak henti.